Kamis, 03 Juni 2010

Tinjauan pribadi tentang penyerangan kapal mafi marmara

Hari senin siang, saya pertama kali mendengarkan berita tentang diserangnya kapal mafi marmara yang memuat bantuan kemanusiaan yang dikirimkan oleh para relawan dari berbagai negara yang memiliki rasa solidaritas kepada mereka-mereka yang mengalami penderitaan yang begitu luar biasa termasuk di dalamnya adalah relawan dari indonesia dan beberapa jurnalis yang akan meliput peletakan batu pertama rumah sakit untuk warga gaza yang merupakan realisasi janji SBY tentang salah satu wujud kerjasama bilateral antara palestina dan indonesia. Saya merasa bahwa berdasarkan tinjauan saya dari informasi yang diperoleh dari media TV, dan media cetak dan media-media lainnya yang kemudian diperkuat oleh testimony dari mereka-mereka yang secara langsung mengalami perlakuan bejat dari israil laknatullahialai adalah hal yang sangat tidak manusiawi betapa tidak mereka tidakmau melihat palestina senang bahkan menurut saya, mereka adalah negara yang tidak bersyukur karena betapa tidak, mereka sudah memperoleh bantuan dari negara adi kuasa bantuan dari segi senjata, sementara belum cukup bagi mereka karena mereka ingin melihat palestina dalam keadaan tertindas. Saya kira benar tulisan seorang relawan yang sempat menuliskan sebuah kalimat yang mengatakan bahwa gaza tidak butuh kita karena seandainya Allah ingin membebaskan gaza maka gaza pasti memperoleh kemerdekaannya dari kalangan israil laknatullah itu. Tapi kita butuh untuk dicatat oleh Allah untuk memperoleh amal yang akan menemani kita kelak dan kita ingin menjadi sosok yang menyandang gelar sahid dijalannya. Saya lanjutkan lagi tanggapan saya tentang israel bahwa mereka adalah sosok yang akan memperoleh kenikmatan di dunia karena mereka berada dalam zona nyaman kenapa? karena mereka selalu memperoleh pasokan senjata dari sebuah negara adi kuasa. Sementara palestina kodong, hanya bantuan makanan saja yang mereka peroleh itu sudah sangat bersyukur. Namun saya selalu berdo'a untuk gaza utamanya mereka-mereka warga palestina semoga Allah memberikan kekuatan untuk menjalani tindasan dari kaum zionis yahudi dan semoga relawan yang masih sakit diampuni oleh Allah dan dibersihkan dosanya, sedangkan mereka-mereka yang masih sehat semoga Allah percepat kepulangannya untuk mengurus segala sesuatunya yang kemudian akan dilanjutkan untuk melakukan missi kemanusiaan menuju gaza. Terakhir saya akan tutup tulisan ini dengan sebuah firman Allah yaitu sebagai berikut bismillahirrahmanirrahim Allahuwaliullazina amanu yukhrijuhumminazzulumati ilannur, wallazinakafaru auliauhum yukhrijuhum minannuri ilazzulumat, ula ikahum ashabunnaruhum fiha khalidun. Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman dan sesungguhnya orang-orang kafir itu pelindungnya adalah syaitan dan sesungguhnya mereka adalah orang yang kekal di neraka. Orang-orang yang beriman insya allah akan disandang sebagai gelar oleh para relawan yang telah menyampaikan bantuan missi kemanusiaan untuk mereka yang butuh.

Tidak ada komentar: