Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 15 Mei 2010
Ulangan harian
Ya! saya mengikuti ulangan harian waktu hari senin tanggal 10-5-2010. Ulangan mulai sekitar pukul 11 mundur dari rencana semula, padahal saya sudah meninggalkan Yapti sekitar jam 9.30 menit dan tiba di Kampus sekitar 9.45. Sesampainya saya di kampus saya hanya memasrkan diri saya untuk mengikuti ujian yang berlangsung pada pukul 11 yang berlangsung kampus 2 UIT. Selama ujian berlangsung, al-hamdulillah, saya mampu untuk menjawab semua soal-soal yang diberikan oleh dosen matakuliah yang bersangkutan. Setelah ujian jam pertama, saya kembali membaca-baca catatan yang telah terkumpul dalam bentuk khuruf braille. Sekitar pukul 15.00 atau jam 3 sore, saya kembali mengikuti ujian ke 2 tapi tetap dilakukan dikelas saya dan al-hamdulillah, saya juga lagi-lagi mampu untuk menjawab soal-soal yang di ujikan. Sungguh selama kita memiliki kemauan, kita tetap dapat memperoleh apa yang menjadi keinginan kita. Saya rasa belum terlambat bagi saya untuk menceritakan kondisi ujian ekonomi dan kewarga negaraan yang saya ikuti kira-kira sekitar 5 hari yang lalu, karena lusa saya tidak akan ada lagi jadwal untuk kuliah pengantar ilmu ekonomi, tapi masuk sekitar pukul 15.00 atau jam 3 sore, jadi saya bisa lebih lama untuk pulang dari Yapti ke kos jadi kesedihan saya berkurang lagi, karena seperti biasanya saya pulang sekitar senin siang, tapi tiba di kosan senin sore dan kembali ke Yapti kamis sore tapi kalau tidak menggunakan waktu dengan baik di Yapti, yakin akan gagal.
Rabu, 05 Agustus 2009
Akhirnya mendaftar juga
Oleh:Sujono sa’id
Hari ini, saya sudah mendaftar di salah satu fakultas faforit saya di universitas Indonesia timur yaitu jurusan hukum. Dan insya allah saya akan mengikuti tes pada tanggal 10 agustus. Saya akhirnya sadar bahwa kuliah lebih berat dari pada sekolah. Tetapi saya mau menjalaninya dulu mudah-mudahan saya tidak mengalami kesulitan.
Saya sadar, bahwa semakin tinggi jenjang pendidikan yang kita ikuti, semakin tinggi pula tantangan yang akan saya hadapi, tetapi disinilah saya dituntut untuk mengamalkan apa yang telah saya pelajari selama ini melalui smart fm, manakah aplikasi dari smart wishtdem dari andrie wongso, mana aplikasi dari materi smart emotion dari antoni diomartin, mana aplikasi dari smart happiness dari arfan pradiansyah.
Semua itu saya sudah dituntut oleh alam untuk mengamalkannya, semoga saya dalam keadaan selalu dalam keadaan bahagia. Oleh karena itu, saya akan mencoba untuk mengamalkan semua apa yang saya pelajari selama saya memperoleh selama saya liburan beberapa bulan terakhir ini. Tetapi semoga apa yang saya bayingkan tidak terjadi.
Setelah mendaftar ulang kalau seandainya saya lulus, maka saya akan meluncur ke kabupaten selayar, untuk menemui ayah dan ibu saya untuk memperoleh petua-petua untuk menjalani perkuliahan nanti. Saya di selayar mungkin hanya 3 minggu dulu, setelah itu saya ke makassar lagi untuk mengikuti kuliah iftita setelah itu, saya kembali lagi ke selayar selama mungkin kurang lebih seminggu di sana untuk silaturrahim.
Semoga semua itu dapat berjalan dengan lancer dan saya mampu untuk menjalani hidup di dunia luar, inilah mungkin saatnya saya untuk bergabung di masyarakat dan sebagai langgkah awal, saya mungkin akan bergabung di kalangan maha siswa dan maha siswi dulu, setelah itu, saya akan mampu untuk bergabung di masyarakat luas.
Saya tahu kalau yapti adalah tempat pembinaan dimana kita tidak mungkin tinggal membatu disana, tetapi kita akan keluar pada periode tertentu, karena ketika kita keluar dari yapti dan berhasil, insya allah kita akan menjadi orang-orang yang sukses. Selain sukses, kita juga tidak akan merugi karena kita sudah mampu menghidupi diri sendiri dan keluarga kita. Kita juga tidak boleh bergantung pada keluarga terusmenerus, tetapi akanlah lebih baik ketika kita keluar yapti dengan berhasil membuat mereka tergantung, itu adalah sebuah kebanggaan bagi kita sebagai seorang binaan yapti.
Tetapi akanlah sangat memalukan, ketika kita keluar dari yapti dengan keadaan sangat gagal, karena kita belum mampu untuk membiayai diri kita sendiri, belum mampu untuk membuat mereka tergantung kepada kita itulah semua yang harus di perhatikan.
Setelah kuliah nanti saya harus lebih banyak mengenali lebih dalam tentang seperti apasih lingkungan baru yang ada di kampus?, seperti apasih rasanya selama menjalani kuliah?, dan seperti apasih susah dan senangnya ketika kita menjadi seorang mahasiswa semua itu akan terjawab ketika saya kuliah nanti, semua itu akan terjawab setelah saya mendaftar dan akhirnya dinyatakan sudah lulus. Selama kuliah nanti, saya juga akan memperlihatkan kepada semua orang yang saya kenal bahwa saya juga mampu. Semoga Allah memberi saya kekuatan untuk melakukannya amin. Saya sangat berterima kasih kepada Ayah dan ibu saya, serta bersyukur kepada tuhan, karena saya memperoleh anugerah yang menurut saya sangatlah luar biasa, karena saya memperoleh kesempatan untuk kuliah dan didukung oleh adik, dan semua keluarga saya.
Hari ini, saya sudah mendaftar di salah satu fakultas faforit saya di universitas Indonesia timur yaitu jurusan hukum. Dan insya allah saya akan mengikuti tes pada tanggal 10 agustus. Saya akhirnya sadar bahwa kuliah lebih berat dari pada sekolah. Tetapi saya mau menjalaninya dulu mudah-mudahan saya tidak mengalami kesulitan.
Saya sadar, bahwa semakin tinggi jenjang pendidikan yang kita ikuti, semakin tinggi pula tantangan yang akan saya hadapi, tetapi disinilah saya dituntut untuk mengamalkan apa yang telah saya pelajari selama ini melalui smart fm, manakah aplikasi dari smart wishtdem dari andrie wongso, mana aplikasi dari materi smart emotion dari antoni diomartin, mana aplikasi dari smart happiness dari arfan pradiansyah.
Semua itu saya sudah dituntut oleh alam untuk mengamalkannya, semoga saya dalam keadaan selalu dalam keadaan bahagia. Oleh karena itu, saya akan mencoba untuk mengamalkan semua apa yang saya pelajari selama saya memperoleh selama saya liburan beberapa bulan terakhir ini. Tetapi semoga apa yang saya bayingkan tidak terjadi.
Setelah mendaftar ulang kalau seandainya saya lulus, maka saya akan meluncur ke kabupaten selayar, untuk menemui ayah dan ibu saya untuk memperoleh petua-petua untuk menjalani perkuliahan nanti. Saya di selayar mungkin hanya 3 minggu dulu, setelah itu saya ke makassar lagi untuk mengikuti kuliah iftita setelah itu, saya kembali lagi ke selayar selama mungkin kurang lebih seminggu di sana untuk silaturrahim.
Semoga semua itu dapat berjalan dengan lancer dan saya mampu untuk menjalani hidup di dunia luar, inilah mungkin saatnya saya untuk bergabung di masyarakat dan sebagai langgkah awal, saya mungkin akan bergabung di kalangan maha siswa dan maha siswi dulu, setelah itu, saya akan mampu untuk bergabung di masyarakat luas.
Saya tahu kalau yapti adalah tempat pembinaan dimana kita tidak mungkin tinggal membatu disana, tetapi kita akan keluar pada periode tertentu, karena ketika kita keluar dari yapti dan berhasil, insya allah kita akan menjadi orang-orang yang sukses. Selain sukses, kita juga tidak akan merugi karena kita sudah mampu menghidupi diri sendiri dan keluarga kita. Kita juga tidak boleh bergantung pada keluarga terusmenerus, tetapi akanlah lebih baik ketika kita keluar yapti dengan berhasil membuat mereka tergantung, itu adalah sebuah kebanggaan bagi kita sebagai seorang binaan yapti.
Tetapi akanlah sangat memalukan, ketika kita keluar dari yapti dengan keadaan sangat gagal, karena kita belum mampu untuk membiayai diri kita sendiri, belum mampu untuk membuat mereka tergantung kepada kita itulah semua yang harus di perhatikan.
Setelah kuliah nanti saya harus lebih banyak mengenali lebih dalam tentang seperti apasih lingkungan baru yang ada di kampus?, seperti apasih rasanya selama menjalani kuliah?, dan seperti apasih susah dan senangnya ketika kita menjadi seorang mahasiswa semua itu akan terjawab ketika saya kuliah nanti, semua itu akan terjawab setelah saya mendaftar dan akhirnya dinyatakan sudah lulus. Selama kuliah nanti, saya juga akan memperlihatkan kepada semua orang yang saya kenal bahwa saya juga mampu. Semoga Allah memberi saya kekuatan untuk melakukannya amin. Saya sangat berterima kasih kepada Ayah dan ibu saya, serta bersyukur kepada tuhan, karena saya memperoleh anugerah yang menurut saya sangatlah luar biasa, karena saya memperoleh kesempatan untuk kuliah dan didukung oleh adik, dan semua keluarga saya.
Langganan:
Postingan (Atom)
