Tampilkan postingan dengan label hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hikmah. Tampilkan semua postingan
Kamis, 06 Mei 2010
Kembali ke Yapti
Minggu lalu, saya sedikit mendapatkan sebuah cobaan dari Allah, karena saya sempat kena penyakit, meskipun penyakitnya tidak berat, cuma influenza saja, tetapi saya takut ke Yapti karena nanti kalau saya demam disana siapa yang mau ngurusin, apalagi saya sudah bukan binaan lagi. Tetapi setelah saya istrahat selama 3 hari, saya akhirnya sudah kembali pulih. Dan akhirnya saya kembali dapat menjalani perkuliahan seperti biasa bersama-sama dengan teman-teman saya. namun meskipun saya sakit, saya sedang kepikiran selalu ke Yapti, karena saya selalu membayangkan gimana enaknya bersendagurau dengan teman-teman saya di Yapti, berinternet ria secara mandiri, dan lain-lain sebagainya. Tetapi sebenarnya kalau masalah ber internet riah saya kira tidak harus diyapti baru bisa saya lakukan dimanapun karena ada lebtop dan modem yang dapat saya gunakan. Tetapi yang saya cari di Yapti adalah kebersamaan bersama-sama dengan kawan karena apalagi tidak ada kuliah. Namun, kali ini saya sudah kembali dapat bersua dengan teman-teman saya di Yapti dan dapat mengisi masa liburan saya selama 3 hari dan dapat mengerjakan tugas selama 3 hari yang diberikan oleh dosen. Semua itu, adalah sebuah anugerah dari Allah yang senantiasa diberikan kepada saya dalam kehidupan ini. Terusterang, saya selalu jenuh dirumah kalau tidak ada kuliah dan tinggal dirumah saja, tetapi akanlah membahagiakan saya kalau saya dapat ke Yapti setiap minggu sambil liburan, belajar, dan berorganisasi di kampus tercinta yang penuh dengan kenangan selama 6 tahun bersama teman-teman, meski tidak bersama do'i karena tidak ada yang mau jadi do'i.
Jumat, 09 April 2010
Perjalanan ke Yapti
Oleh:Sujono sa'id Hari ini, saya menuju ke asrama untuk mengisi liburan karena setiap hari jumat sampai minggu saya tidak ada kuliah. Tetapi bukanlah hal itu yang akan saya ceritakan tetapi tentang perjalanan saya ke Yapti yang akan saya ceritakan. Saya berangkat dari Mangga3 Daya', tetapi setibanya saya di jalan perintis kemerdekaan, saya kena hujan jadi saya singga di rumah sepupu. Tetapi setelah melanjutkan perjalanan, sayapun kembali diguyur hujan, dan sayapun singga di tello sampai jam 7 malam. Setelah itu barulah saya tiba di Yapti. Saya kembali sempat merenung apakah ini keterlambatan saya harus saya sesali tetapi saya mengambil positifnya saja, mungkinsaja besok saya akan menemukan hal-hal dan hil-hil yang sangat menggembirakan, tetapi yang terpenting saya ke Yapti pada hari jumat lagi bukan lagi pada hari sabtu kaya minggu lalu. Setiap kejadian kalau kita renungi pastilah akan memberikan kebahagiaan tetapi kalau kita sesali melulu mengapa terlambat misalnya berarti kita tidak dapat bersyukur. Arvan Pradiansyah (indonesia's happyness trayner berkata ketika kita fokus pada kelebihan kita, maka kita akan bahagia, tetapi ketika kita fokus pada kekurangan kita maka kita akan selalu dalam keadaan terganggu. Dan beliau melanjutkan bahwa kalau kita adalah manusia yang sempurna karena kita memiliki kekurangan, pendeknya kesempurnaan kita terletak pada kekurangan kita kalau kita selalu mau melihatnya sebagai hal dan hil yang positif dalam aspek kehidupan dan penghidupan yang kita jalani selama didunia. Namun, saya memiliki sebuah harapan semoga dengan segala kekurangan yang saya miliki ini akan membuat saya menjadi sosok manusia yang memiliki kesempurnaan disisi lain.
Langganan:
Postingan (Atom)
